Rio Akbar Sabet Emas di Balap BMX Asia 2018

| Penulis : 

Satu lagi anak bangsa berprestasi internasional. Rio Akbar (23) mencatatkan sejarah menjadi juara satu Asian BMX Championship 2018 di Chai Nat, Thailand, Minggu 27 Mei.

“Tracknya tidak susah, tidak besar tapi agak tricky dan sempit. Juga tanahnya gembur bikin speed tertahan dan mudah jatuh,” tukasnya.

Rio Akbar (31) saat berlaga di Asian BMX Championship 2018 di Chat Nai Thailand. 

Rio punya strategi khusus soal posisi start. “Saya memutuskan ambil gate posisi nomor satu bagian kiri dalam. Sayang, saat pintu start terbuka saya agak terlambat jadi sedikit tertinggal dari Tatsumi Matsusita, rider asal Jepang. Untungnya, di berm belokan pertama saya ambil dari dalam jadi bisa menyalip dia,” bangga pengguna sepeda Haro Carbon Citizen size pro.

Menurut Priyo Susanto, sang pelatih, Rio memang menunjukkan performa bagus sejak kualifikasi. Jadi memang sudah diharapkan untuk meraih emas.

Rio Akbar bangga mengharumkan nama Indonesia di lomba balap sepeda bertaraf internasional.

“Sayang, pembalap Indonesia lain, I Gusti Bagus Saputra yang berhasil masuk final belum bisa meraih podium. Sedangkan Tony Syarifudin sempat jatuh dua kali,” imbuhnya.

Tidak mudah untuk Rio menggapai emas, tiga pembalap Thailand yakni Sitthicok Kaewsrikhao, Nonthakon Inkhoksong dan Phitchayut Kongson harus ditaklukkannya. “Sitthicok yang akhirnya meraih juara 2,” tutur Priyo.

Juara Asian BMX Championship 2018 Thailand. (dari kiri) Sitthicok Kaewsrikhao (Thailand), Rio Akbar (Indonesia) dan Taichi Ikegami (Jepang).

Beruntung, sebelum tampil di Thailand, lajang kelahiran 16 Juni 1995 ini pernah mengikuti dua kejuaraan dunia, Belanda dan Belgia. Jadi fisik dan mental sudah siap, apalagi lajang asal Sumedang ini menjalani training camp di Prancis.

Budi Saputra, manager timnas sepeda Indonesia sangat bangga dengan prestasi Rio ini. “Perolehan emas ini menjadi motivasi buat tim balap sepeda Indonesia untuk menghadapi Asian Games Jakarta – Palembang,” tutupnya. (mainsepeda)

 

foto: istimewa

Populer

Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Schwinn Rayakan Ultah 125 Tahun dengan Sepeda Made in USA
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
BMC Timemachine Road 01: Ketika Bidon Justru Bikin Lebih Aero
Cervelo P5x Lamborghini, Hanya Ada 25 Biji
Mondraker F-Carbon RR SL Full Suspension MTB Berbobot 9 kg!
Colnago C64; Makin Modern, Masih Tradisional
Sempat Kram tapi Natascha Oking Tetap Kejar Finis