KOLOM AZRUL ANANDA
by 12 June 2021
Salah saya sendiri. Seratus persen. Tidak berhasil menuntaskan Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021, ajang gravel grinder terbesar dan terberat di dunia. Di kelas 200 mil, dari total jarak resmi 206 mil (331 km), saya hanya mampu bertahan sampai mil 126 alias km 202.
by 29 May 2021
Unbound Gravel (Dirty Kanza) kembali menjadi pionir sebagai pemersatu. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak nama besar turun gunung berlomba di Kansas. 
by 28 May 2021
Gravel riding, lalu gravel racing, bisa dibilang merupakan aliran paling booming di dunia sepeda Amerika. Popularitasnya terus menggeser arena road riding "normal." Situasi dan kondisi yang mendorong terjadinya itu.
by 27 May 2021
Saya dan John Boemihardjo akan ikut kelas utama, yaitu yang 200 mil (tepatnya 206 mil) alias 322 km. Harus dituntaskan dalam 21 jam. Sedangkan Johnny Ray ikut yang 100 mil alias 160 km.
by 05 September 2020
Tour de France (TdF) bukan sekadar tontonan bagi saya dan sejumlah sahabat gowes. Even ini juga memberi banyak kenangan. Mengenang masa-masa masih "belum pintar," khususnya dalam menanjak. Dan Col de Marie-Blanque, tanjakan yang dilewati Etape 9 Minggu ini (6 September), adalah sebuah tanjakan penuh kenangan bagi kami.