Chris Froome (Israel Start-Up Nation) mengubur ambisinya untuk meraih gelar kelima di Tour de France 2021. Ia mengaku masih jauh dari bentuk terbaiknya untuk bersaing dengan para pembalap yang usianya lebih muda di event balap paling akbar di dunia tersebut.
Froome meresponnya dengan santai. Dalam sebuah video yang diunggah di YouTube, Froome mengakui bahwa ada desakan dari warganet agar dirinya segera pensiun. "Itu hanya membuat saya tertawa," katanya.
Directeur Sportif ISN Rik Verbrugghe mengonfirmasi bahwa kebangkitan Froome memang terlambat dari jadwal. Ia mengisyaratkan jika Froome mungkin butuh satu tahun lagi untuk kembali ke performa puncaknya.
Kepindahannya ke Israel Start-Up Nation (ISN) membuat pria kelahiran Kenya ini menjadi pembalap profesional dengan penghasilan tertinggi di dunia. Gaji Froome ditaksir sebesar 5,5 juta euro.
Review Froome tentang Factor Ostro VAM disc brake memancing perdebatan di media sosial. Pembalap kelahiran Nairobi, Kenya tersebut menyadari dampak yang telah ia timbulkan.
Di tim ISN, Froome dipersenjatai dengan Factor Ostro VAM. Sepeda buatan Norfolk, Inggris ini telah digunakan di pemusatan latihannya di California, Amerika Serikat.
Debut Chris Froome (Israel Start-Up Nation) dan Peter Sagan (Bora-Hansgrohe) dipastikan tertunda. Keduanya batal membalap di Vuelta a San Juan karena balapan terbesar di Argentina ini dibatalkan menyusul pandemi Covid-19 yang meninggi.